Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026

Pada hari ini Senin, 12 Juli 2021 telah dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kab. Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Sidang Paripurna ini dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kab. Bengkayang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Esidorus, SP didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bnegkayang Bapak Jonedhi, S.PI dan anggota DPRD sebanyak 19 orang dari 30 anggota DPRD Kab. Bengkayang. Hadir juga dalam acara ini Forum Komunikasi Pimpian Daerah, Kepala OPD se Kabupaten Bengkayang, Sekwan dan Camat.

Bupati Bengkayang Bapak Sebastianus Darwis, SE,MM dalam jawabannya pertama-tama mengajak peserta sidang dalam rangka memutus mata rantai pandemi Covid-19 terus meningkatkan Prokses yang ketat serta mendukung percepatan program vaksinasi nasional menuju Herd Immunity atau kekebalan kelompok di Kab. Bengkayang. Bupati Bengkayang mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026 pada tanggal 8 Juli 2021 yang lalu. Dimana pandangan umum yang disampaikan merupakan masukan yang konstruktif dan berbobot dalam rangka pembahasan dokumen RPJMD Kab. Bengkayang tahun 2021-2026. Tentu isi dokumen RPJMD ini merupakan usaha bersama Eksekutif dan Legislatif karena proses dan tahapan dilakukan secara bersama dan sinergis.

Adapun fraksi-fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum dengan juru bicara masing-masing adalah 1) Ibu Iin Parlina dari Fraksi Partai Gerindra; 2) Bapak Ir. Martinus Khiu dari Fraksi Partai Demokrat; 3) Bapak Deo Rajiman, S.PDk dari Fraksi Demokrasi Perjuangan Persatuan Indonesia; 4) Bapak Tony Pangeran dari Fraksi Partai Golkar; 5) Bapak Rudi Hartono, SH, dari Fraksi Partai Hanura; dan 6) Bapak Badarudding, SH dari Fraksi Hanura Kebangsaan.

Terhadap seluruh pandangan umum dari Fraksi-Fraksi DPRD Kab. Bengkayang Bupati Bengkayang telah memaparkan tentang definisi kemiskinan, indeks gini, infrastruktur jalan yang ada di Kab. Bengkayang, serta sembilan (9) strategi mengatasinya dalam RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Seraya meningkatkan kualitas SDM termasuk peningkatan IPM Kab. Bengkayang  walaupun saat ini pada ranking ke 4 dari 14 Kabupaten/kota se kalbar dan terus berupaya melakukan upaya dan strategi peningkatan IPM baik pada dimensi pendidikan, kesehatan dan ekonomi.  Dalam mengatasi resiko kerja Pemerintah sudah ada PP No. 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan akan diterapkan secara konsisten, serta penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi seperti SPBE dan mendorong percepatan penambahan jaringan teknologi. Dalam bekerja kami akan mengimplementasikan bukan gaya kepemimpinan yang bersifat “Superman” tetapi bersifat “super team”.

Kami berharap bahwa dokumen RPJMD sebagai produk bersama ini mampu mewujudkan Kab. Bengkayang yang maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing ditopang oleh pemerintahan yang bersih dan terbuka menuju SDM UNGGUL, BENGKAYANG MANTAP.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *