Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Focuss Group Discussion (FGD) Laporan Akhir Penyusunan Profil dan Analisis Daerah (PrADa) Kabupaten Bengkayang Tahun 2020

Diskusi Terarah / Focuss Group Discussion (FGD) Laporan Akhir Penyusunan Profil dan Analisis Daerah (PrADa) Kabupaten Bengkayang Tahun 2020 dilaksanakan dilaksanakan secara tatap muka/offline dan juga online melalui aplikasi Zoom Cloud
Meeting bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang pada hari jumat tanggal 18 Desember 2020, FGD dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Litbang Bappeda Kabupaten Bengkayang Emil Cans, S.STP.,M.Si dengan moderator Kasubbid Data dan Litbang Vian Astara,ST (18/12/2020).

Kegiatan FGD ini merupakan tindak lanjut dari FGD Pendahuluan Penyusunan Profil Dan Analisis Pembangunan Daerah (Prada) Kabupaten Bengkayang Tahun 2020 yang dilaksanakan tanggal 25 November 2020 lalu.Tujuannya adalah untuk mendiskusikan hasil analisa penyusunan profil dan analisis pembangunan Daerah terutama pada Bab III yang memuat analisa profil dan pembangunan, Bab IV yang memuat hasil analisa Prada, dan Bab V, yang berisi Kesimpulan dan Rekomendasi.

Pada FGD sebelumnya, Latar Belakang, Maksud dan Tujuan penyusunan, Dasar Hukum, pengertian PrAda , kerangka Penyusunan, Gambaran Umum, dan Metode Analisis yang digunakan, sudah dipaparkan secara garis besar, terutama pada penentuan Dimensi, Tematik, Komponen dan Indikator-indikator yang menjadi tolak ukur dalam analisa.

FGD ini dilaksanakan dengan menggunakan media Zoom Cloud Meetings dan pertemuan secara langsung di Aula Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Bengkayang dimulai pukul 09.00 Wiba- Selesai.

Adapun peserta yang menghadiri undangan secara langsung antara lain : Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kabid Data pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Bengkayang, Perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Bengkayang, Dinas Koperasi dan UMKM Kab Bengkayang, para Kabid dan Kasubbid pada Bappeda Kabupaten Bengkayang.

Peserta yang menghadiri melalui Zoom Cloud Meetings antara lain : Dr. Rosyadi, SE, M.Si dan Dr. Maria Christiana Iman Kalis, SE, MM selaku tenaga ahli/pendamping dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tanjungpura Pontianak, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkayang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kasubbag Renja Dinas Kesehatan dan KB, Kasubbag Renja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang.

FGD Laporan Akhir Penyusunan Profil dan Analisis Pembangunan Daerah (PrAda) Kabupaten Bengkayang Tahun 2020, dibuka oleh Kabid Pengendalian dan Litbang Bappeda Kab. Bengkayang, Emil, S.STP, M.Si dilanjutkan dengan materi paparan terkait Analisa Prada yang disampaikan oleh Kasubbid Data dan Litbang Bappeda, Vian Astara, ST dan paparan dari tenaga ahli yang di sampaikan oleh Bapak Dr. Rosyadi, SE, M.Si.

Bapak Dr. Rosyadi menyatakan bahwa beliau sangat mengapresiasi pemikiran Tim Penyusun Prada Kabupaten Bengkayang, dalam upaya menganalisa profil pembangunan daerah Kabupaten Bengkayang.

Beliau juga menyampaikan beberapa poin- poin review sebagai berikut :

  1. mendukung terwujudnya pengurangan kesenjangan atau ketimpangan pembangunan antar daerah melalui sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pembangunan dalam satu kesatuan wilayah dan keterkaitan antarwilayah, antara pusat dan daerah, antar-Kementerian/ Lembaga (K/L), antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pemangku kepentingan, sesuai dengan kewenangannya, melalui pendekatan teknokratik.
  2. Profil dan Analsis Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkayang ini dapat dimaksimalkan dengan menyajikan sesuatu yang dapat menjadi masukan Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk melaakukan pembenahan baik dari sisi perumusan program kebijakan maupun strategi pembangunan serta tetap fokud dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peran data, dalam suatu analisa sangatlah urgen, sehingga beliau juga menekankan bahwa data yang di jadikan bahan analisa harus akurat, terupdate  dan terverifikasi.

Selanjutnya dalam pertemuan ini dilakukan diskusi dan tanya jawab, berupa masukan, saran pendapat dari Kepala BPS terkait penyediaan data Potensi Desa yang menjadi sumber data dalam penyusunan PrAda ini, pencapaian IPM, peran perekonomian yang dapat memacu sektor lainnya;  Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, terkait komponen Perikanan dan Kelautan dalam analisa PrAda; Kabid Data Kepedudukan dan Pencatatan Sipil, terkait pentingnya meningkatkan sektor unggulan contonhnya Pariwisata, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bengkayang dan dari Kasubbag Renja Dinas Kesehatan dan KB, terkait harapannya dalam penyusunan perencanaan penanggaran berbasis money follow program.

Profil dan Analisis Daerah (PrADa) ini, oleh para pemangku kepentingan dapat digunakan sebagai salah satu masukan untuk mempertajam dan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang berbasis kewilayahan, utamanya dalam rangka menyusun program/kegiatan sesuai dengan isu atau permasalahan daerah, sebagaimana yang telah diuraikan dan disajikan di dalam Bab-4 Profil dan Analisis Daerah (PrADa) Kabupaten Bengkayang ini. Metode analisis yang dipergunakan dalam penyusunan PrADa ini, melalui pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial (THIS). Metode analisis ini relatif baru dan belum memiliki banyak referensi yang dapat digunakan, utamanya dalam rangka merumuskan program/kegiatan sesuai dengan isu atau permasalahan daerah. Oleh karenanya penerapan metode THIS dalam penyusunan PrADa ini, dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen dalam rangka mempersiapkan penyusunan teknokratik study RPJMN 2021-2025, yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini.(admin/itsnty)

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *