Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Berita Utama

DPRD Setujui Raperda RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026 Jadi PERDA

Bupati Bengkayang bersama Wakil Bupati Bengkayang mengikuti Sidang Paripurna Pendapat Akhir Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026 di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Bengkayang (24/8/2021). Acara Sidang juga dihadiri Pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, pimpinan OPD dan pejabat Struktural dilingkungan Pemkab. Bengkayang. Agenda Sidang Paripurna kali ini adalah penetapan persetujuan bersama atas Raperda tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang tahun 2021-2026. Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus, S.Pd.,M.Pd, serta berlangsung dengan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE.,MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pansus di DPRD Kabupaten Bengkayang yang telah menyampaikan laporan Pansus, terhadap  rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang 2021-2026, yang telah disampaikan oleh  juru bicara pansus dalam rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang 2021-2026.

“Oleh karena itu saya atas nama pimpinan eksekutif sekali lagi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dari semua pihak yang telah disampaikan demi kesempurnaan rancangan peraturan daerah tersebut. Saya juga sangat mengharapkan kerjasama antara pihak legislatif dan pihak eksekutif agar tetap menjaga sinergisitas yang telah  kita bangun dan kita pertahankan sehingga menjadi kekuatan yang ampuh dalam membangun Kabupaten Bengkayang mantap yang sangat kita cintai ini”.

Bupati juga berharap bahwa, setelah rancangan peraturan daerah ditetapkan menjadi peraturan daerah, maka peraturan daerah tersebut dapat bermanfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Bengkayang, serta menciptakan sistem dan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD 2021-2026 Kabupaten Bengkayang, Nikolas, SH, MH mengatakan, DPRD Kabupaten Bengkayang  menyetujui RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026 menjadi Perda setelah memberikan berbagai rekomendasi. “Banyak rekomendasi yang diberikan terhadap RPJMD 2021-2026 Kabupaten Bengkayang ini, karena pada dasarnya RPJMD ini merupakan sarana untuk mengimplementasikan visi misi kepala daerah yang terpilih. Sehingga RPJMD menjadi pedoman penyusunan program kerja kepala daerah selama lima tahun kedepan”.

Selanjutnya persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama Antara Bupati Bengkayang dengan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang didampingi Wakil Bupati Bengkayang, Wakil Ketua I dan II.

MUSRENBANG RPJMD KABUPATEN BENGKAYANG TAHUN 2021-2026

Pada hari Rabu, 4 Agustus 2021 dilakukan kegiatanMusyawarah Perencanaan Pembangunan RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah (MusrenbangRPJMD), sebagai pelaksanaan amanat perundangan bahwaRPJMD yang telah disusun sebagai dokumen perencanaan 5 tahun kedepan dalam tahapannya harus dilakukan Musrenbang. Karena kondisi masih dalam pandemi covid-19 sehingga Musrenbang RPJMD Kab. Bengkayang harusdilaksanakan secara online via Zoom Meeting tetapi tanpamengurangi esensi dari tujuan kegiatan dimaksud.

Adapun peserta Musrenbang ini diikuti kurang lebih 100 peserta, yang terdiri dari Gubernur Kalbar (diwakili Plh. Sekda Prov. Kalbar / Sukaliman, ST, MT), Wakil BupatiBengkayang (Drs. H. Syamsul Rizal), Pimpinan dan angggotaDPRD Kab Bengkayang, Forkompimda Kab. Bengkayang, Tim Penyusun dari Universitas Tanjungpura, OPD se Kab.Bengkayang, Bappeda Prov. Kalbar, anggota DPRD Prov. Kalbar Dapil Bengkayang-Singkawang, pimpinan OPD Prov.Kalbar, Pimpinan Perguruan tinggi, pimpinan instansi vertical, pimpinan Lembaga perbankan, TP PKK, organisasi wanita, lembaga kemasyarakatan dan lainnya. Bertindak sebagaimoderator adalah Kepala Bappeda Kab Bengkayang (Dr.Yan), dan Kabid  DalRen Litbang Bappeda Bengkayang (Emil Cans, M.Si).

Dalam sambutan dan paparan Gubernur Kalbar, yang disampaikan oleh Plh. Sekda Prov. Kalbar, menyampaikanRPJMD perubahan Prov. Kalbar dari visi misi Gubernursampai indikator kinerja prov Kalbar, serta sasaranpembangunan yang beririsan dengan Kab. Bengkayang, juga disampaikan proyek strategis Prov. Kalbar di BengkayangTahun 2021 antara lain Peningkatan jalan batas kotaSingkawang-Bengkayang (20,25 Milyar), Peningkatan jalanBengkayang-Suti Semarang (Batas Kab Landak) sebesar 6 Milyar, serta Pemeliharaan jalan batas kota Singkawang-Bengkayang (192 juta).

Wakil Bupati Bengkayang dalam pembukaan acara menyampaikan sambutan yang mana Musrenbang dilakukandengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan, Klarifikasi dan kesepakatan terhadap isi dokumen RPJMD. Wakil Bupati juga menjelaskan Visi Misi kepala Daerah 5 tahun kedepan dalampembangunan yang berkualitas. dalam kesempatan itu pula Wakil Bupati menyampaikan beberapa hal yang harus menjadiperhatian yakni :1) OPD harus dapat menjabarkan dan mendukung visi misiKab Bengkayang dengan sebaik-baiknya.2) Program kegiatan yang direncanakan harus berorientasipada manfaat. 3) OPD harus secara simultan menyusun Renstra OPD untukmendukung RPJMD.

Kepala Bappeda Kab. Bengkayang (DR. Yan) dalampaparannya beliau menyampaikan secara sistematis RPJMD Kab Bengkayang yang telah disusun, dari visi misi, tujuan, sasaran dan indikator setiap sasaran dengan target yang telahditetapkan. Dalam kesempatan yang sana Dr. Yan menyampaikan Rencana Proyek Strategis Daerah tahun 2021-2026 yang akan menjadi kebanggaan Kab. Bengkayang antara lain :

1. Mall Pelayanan Publik.

2. Terminal

3. Gedung Perkantoran

4. Alun-alun Kota

5. Pasar Rakyat

6. Pembangunan jalan dan jembatan.

Dalam acara Musrenbang ini pula dilakukan diskusi berupatanya jawab antara peserta dengan Tim penyusunan, Wakil Bupati dan Bappeda Kab. Bengkayang. Adapun peserta yang menyampaikan saran dan masukan adalah Prof. Dr. Edy Suratman, MA., Kepala BPS Kab. Bengkayang, KepalaBPN/ATR Kab. Bengkayang, Pimpinan PLN wilayah Singkawang/Bengkayang, Kepala Badan Kesbangpol, KepalaDinas Perikanan dan Kelautan, Camat Sungai Raya, AnggotaDPRD Kab. Bengkayang Bapak Badarudin, SH, dan Ibu Sarina, S.Pd, Direktur PDAM Kab. Bengkayang, PimpinanWVI Kab. Bengkayang, Pimpinan Institut Santi Buana Kab. Bengkayang. Wakil Bupati dan Kepala Bappeda memberikanapresiasi kepada para peserta yang tetap standby mengikutiacara terutama  memberikan saran, masukan, perbaikansebagai proses penyempurnaan dokumen RPJMD KabBengkayang tahun 2021-2026.

KONSULTASI RPJMD KABUPATEN BENGKAYANG KE PROVINSI

Dalam rangka penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026, disampaikan bahwa secara tahapan perencanaan telah memasuki proses penyusunan Dokumen Rancangan RPJMD dan sebagai upaya penyempurnaan Dokumen tersebut sesuai Pasal 52 dan Pasal 54 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 mengamanatkan bahwa Bupati/Walikota mengkonsultasikan rancangan awal RPJMD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 kepada Gubernur maka pada tanggal 28 Juli 2021 telah dilakukan kegiatan Konsultasi Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026. 

Fasilitasi Rancangan Akhir (Perkada) tentang Perubahan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang Nomor 23  Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 276 ayat (2) yang mengamanatkan Gubernur  sebagai wakil pemerintah pusat melakukan pengendalian danevaluasi terhadap pembangunan daerah Kabupaten/Kota serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Pasal 354 ayat (2) yang menyatakan bahwaGubernur dan bupati/walikota menyampaikan rancangan Perkada tentang perubahan RKPD kepada Menteri melalui Direktur Jendral Bina Pembangunan Daerah dankepada Gubernur melalui Kepala Bappeda Provinsiuntuk difasilitasi. Pada hari kamis tanggal 15 Juli 2021 melalui zoom metting telah dilaksanakan Fasilitasi Rancangan Akhir (Perkada) tentang Perubahan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021, oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah. 

Dalam kegiatan tersebut pertama-tama diberikan kesempatan untuk Bappeda Kabupaten Bengkayang untuk menyampaikan pengantar singkat terkait perubahan RKPD Tahun 2021 Kabupaten Bengkayang, dimana pada kesempatan ini disampaikan oleh Kepala Bappeda Kab. Bengkayang Dr. Yan, S.Sos,.M.Si. Beliau menyampaikan bahwa dalam memenuhi proses perencanaan, tahapan ini harus kami ikuti walaupun terdapat kekurangan dalam dokumen Rancangan Perubahan RKPD Tahun 2021 ini, atas evaluasi dan saran pendapat kami terima serta akan segera menyempurnakan dokumen tersebut. Selanjutnya paparan singkat oleh Kabid Pengendalian, Perencanaan dan Litbang Bappeda Kabupaten Bengkayang (Emil Cans, S.STP, M.Si) menyampaikan bahwa dalam proses perubahan RKPD tahun 2021 telah dilakukan proyeksi kapasitas riil keuangan perubahan bersama BPKAD beberapa waktu yang lalu. Pada perubahan ini terdapat kenaikan anggaran dimana terdapat SilPa tahun sebelumnya dan rencana pinjaman PEN yang akan digunakan untuk membiaya program-program yang diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. Kemudian dilanjutkan evaluasi dan masukkan oleh Pejabat bidang-bidang serta pejabat fungsional Bappeda Provinsi Kalbar. 

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026

Pada hari ini Senin, 12 Juli 2021 telah dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kab. Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Sidang Paripurna ini dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kab. Bengkayang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Esidorus, SP didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bnegkayang Bapak Jonedhi, S.PI dan anggota DPRD sebanyak 19 orang dari 30 anggota DPRD Kab. Bengkayang. Hadir juga dalam acara ini Forum Komunikasi Pimpian Daerah, Kepala OPD se Kabupaten Bengkayang, Sekwan dan Camat.

Bupati Bengkayang Bapak Sebastianus Darwis, SE,MM dalam jawabannya pertama-tama mengajak peserta sidang dalam rangka memutus mata rantai pandemi Covid-19 terus meningkatkan Prokses yang ketat serta mendukung percepatan program vaksinasi nasional menuju Herd Immunity atau kekebalan kelompok di Kab. Bengkayang. Bupati Bengkayang mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026 pada tanggal 8 Juli 2021 yang lalu. Dimana pandangan umum yang disampaikan merupakan masukan yang konstruktif dan berbobot dalam rangka pembahasan dokumen RPJMD Kab. Bengkayang tahun 2021-2026. Tentu isi dokumen RPJMD ini merupakan usaha bersama Eksekutif dan Legislatif karena proses dan tahapan dilakukan secara bersama dan sinergis.

Adapun fraksi-fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum dengan juru bicara masing-masing adalah 1) Ibu Iin Parlina dari Fraksi Partai Gerindra; 2) Bapak Ir. Martinus Khiu dari Fraksi Partai Demokrat; 3) Bapak Deo Rajiman, S.PDk dari Fraksi Demokrasi Perjuangan Persatuan Indonesia; 4) Bapak Tony Pangeran dari Fraksi Partai Golkar; 5) Bapak Rudi Hartono, SH, dari Fraksi Partai Hanura; dan 6) Bapak Badarudding, SH dari Fraksi Hanura Kebangsaan.

Terhadap seluruh pandangan umum dari Fraksi-Fraksi DPRD Kab. Bengkayang Bupati Bengkayang telah memaparkan tentang definisi kemiskinan, indeks gini, infrastruktur jalan yang ada di Kab. Bengkayang, serta sembilan (9) strategi mengatasinya dalam RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Seraya meningkatkan kualitas SDM termasuk peningkatan IPM Kab. Bengkayang  walaupun saat ini pada ranking ke 4 dari 14 Kabupaten/kota se kalbar dan terus berupaya melakukan upaya dan strategi peningkatan IPM baik pada dimensi pendidikan, kesehatan dan ekonomi.  Dalam mengatasi resiko kerja Pemerintah sudah ada PP No. 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan akan diterapkan secara konsisten, serta penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi seperti SPBE dan mendorong percepatan penambahan jaringan teknologi. Dalam bekerja kami akan mengimplementasikan bukan gaya kepemimpinan yang bersifat “Superman” tetapi bersifat “super team”.

Kami berharap bahwa dokumen RPJMD sebagai produk bersama ini mampu mewujudkan Kab. Bengkayang yang maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing ditopang oleh pemerintahan yang bersih dan terbuka menuju SDM UNGGUL, BENGKAYANG MANTAP.

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang Dengan Agenda Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026

Pada Hari Rabu, tanggal 7 Juli 2021 Telah Dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang Dengan Agenda Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026. Hadir Pada Sidang Tersebut, Pimpinan Dan Anggota DPRD Kab. Bengkayang, Forkompimda Kab. Bengkayang, Instansi VertiKal, Para Kepala Opd Dilingkungan Pemerintah Kab. Bengkayang Dan Sidang Dipimpin Oleh Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Fransiskus, S.Pd, M.Pd Dan Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Esidorus, SP.(07/07/2021).

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.,MM. dalam Pengantarnya mengatakan “Meskipun Dalam Situasi Pandemi Covid 19 yang Masih Berlangsung, Untuk Itu Saya Memberikan Apresiasi Kepada Bapak Ibu Dan Hadirin Sekalian. Penyusunan Dokumen RPJMD Ini Merupakan Amanat Dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Serta Diamanatkan Pula Dalam Pasal 260 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Bahwa Daerah Sesuai Dengan Kewenangannya Menyusun Rencana Pembangunan Daerah Sebagai Satu Kesatuan Dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Selain itu, dalam pasal 65 Undang-Undang Nnomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, serta menyusun dan menetapkan RKPD, serta pada pasal 264 menyatakan bahwa Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah terpilih dilantik.”

Visi Kabupaten Bengkayang dalam RPJMD Tahun 2021-2026 berbunyi “Kabupaten Bengkayang Maju, Mandiri, Sejahtera dan berdaya saing ditopang Pemerintahan yang bersih dan terbuka” dan visi akan diwujudkan melalui 7 (tujuh) Misi Pembangunan Daerah sebagai berikut:

  1. mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan religius, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat  kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang berkualitas sekaligus bertaqwa kepada tuhan yang maha Esa
  2. mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik, peduli, bersih, terbuka, tegas, amanah dan berwibawa yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima berbasis teknologi komunikasi dan informasi serta penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel, dalam penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu bersinergi dengan dunia usaha
  3. meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar untuk mendukung peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, irigasi serta perumahan dan pemukiman untuk menggerakkan perekonomian daerah, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat
  4. mewujudkan Kabupaten Bengkayang sebagai Kabupaten maju dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata, yaitu mendorong peningkatan produksi dan produktivitas bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata sesuai dengan potensi daerah untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  5. mewujudkan Kabupaten Bengkayang menjadi smart desa, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan sarana prasarana desa termasuk ketersediaan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa serta peningkatan status desa menjadi desa mandiri
  6. mengoptimalkan pembangunan kawasan perbatasan, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan infrastruktur perbatasan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan peningkatan arus barang dan orang di kawasan perbatasan.
  7. mewujudkan pembangunan daerah berwawasan lingkungan, yaitu proses pembangunan daerah dijalankan dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi untuk memastikan keberlanjutan kondisi sumber daya dan lingkungan secara lestari.

Secara teknis penyusunan dokumen RPJMD diatur dalam Permendagri nomor 86 Tahun 2017, selanjutnya dijabarkan kedalam dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) berlaku lima tahunan, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras serta sesuai dengan target yang ditetapkan.

“saya yakin dan percaya, bahwa apabila hal-hal tersebut dapat kita lakukan, maka ini dapat menjadi momentum awal bagi kita semua untuk bangkit, sehingga dapat mewujudkan pembangunan Kabupaten Bengkayang menuju SDM unggul, Bengkayang Mantap.” ujar Bupati Bengkayang.

Rapat Persiapan Avokasi dan Input Data Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Bengkayang

Rapat Persiapan Avokasi dan Input Data Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Bengkayang dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang pada hari Rabu tanggal 7 juli 2021. Rapat di Pimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR. YAN,S.Sos.,M.Si dan Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkayang Antonius Yewin,SP,MP dengan dihadiri oleh OPD terkait Dinas Perkim LH, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan KB dan Provinsi Fasilitator Implementasi PPSP ibu Uray Elly Yuanida,SE.(07/07/2021).

Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang menghimbau “Dikarenakan penginputan menggunakan applikasi secara online, maka diharapkan untuk memperhatikan tanggal terakhir penginputan, data yang disajikan sebaik mungkin, sesuai dengan keadaan eksisting Kabupaten Bengkayang. sehingga memungkinkan Pemerintah Pusat untuk mengintervensi melalui program dan sanitasi di Kabupaten Bengkayang.”

Instrumen pengisian ini memerlukan data yang valid, sehingga ketersediaan data dalam pengisian instrumen diperlukan kesepakatan dalam penggunaan data. jika keseluruhan instrumen yang sudah terisi maka akan terlihat output dengan rekomendasi apa yang diberikan oleh Instrumen. yang kemudian target yang direkomendasikan ke Pusat akan diberikan apa saja yang dibutuhkan oleh Kabupaten. (admin/itsnty).

Rapat Rencana Aksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bengkayang Tahun 2021

Rapat Rencana Aksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 di selenggarakan pada hari jumat tanggal 2 juli 2021 bertempat di ruang rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang dihadiri oleh Kabag Pemerintahan Francisca Cynthia Ento,SP,MM dan Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkayang Antonius Yewin,SP,MP,dan para Kasubbid di Lingkungan Bappeda Kabupaten Bengkayang.(02/07/2021).

Penyusunan Rencana Aksi pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan satu rangkaian kegiatan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembekalan Kepemimpinan bagi Bupati/Wakil Bupati terpilih Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.

Penyusunan Rencana Aksi bertujuan untuk : Meningkatkan Kemampuan Aparatur dalam menjalankan peran sebagai pelaksana kebijakan dan penyelenggara pelayanan publik serta perekat dan pemersatu bangsa, mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik dan/atau peningkatan kapasitas keahlian khusus lainnya sesuai dengan kebutuhan daerah dalam mengelola sektor unggulan dan pembangunan daerah, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian.

pada Rapat ini dibahas analisis Program / Kegiatan / Sub Kegiatan yang ada di OPD terkait dalam RPKD Tahun 2022, yang berkait dengan pengembangan SDM di Kabupaten Bengkayang. (admin/itsnty).

Rapat Pembahasan Matrik MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang dengan Badan Tenaga Atom Nasional

Rapat Pembahasan Matrik MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang dengan Badan Tenaga Atom Nasional dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang pada hari jumat tanggal 25 juni 2021. Rapat dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si hadir dalam rapat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bengkayang;Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bengkayang;(yang mewakili), Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bengkayang;Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkayang(yang mewakili),Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Bengkayang;Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Litbang BAPPEDA Kabupaten Bengkayang;(yang mewakili), Kepala Bidang Pemerintahan dan Sumber Daya Manusia BAPPEDA Kabupaten Bengkayang(yang mewakili),Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam BAPPEDA Kabupaten Bengkayang(yang mewakili).

Dalam Rapat ini Kepala Bappeda menghimbau kepada OPD terkait yang belum menyampaikan matriks agar segera disampaikan matrik rencana aksi guna MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang dengan Badan Tenaga Atom Nasionala. agar Bagian pemerintahan untuk mengkonfirmasi dengan BATAN terkait hal-hal yang perlu dituangkan dalam rencana aksi dan waktu. b. Draf matrik rencana aksi menjadi tanggung jawab OPD yang berkaitan dengan program kegiatan dalam rencana aksi. c. Yang dituangkan dalam rencana aksi hanya program-program prioritas yang mengaju pada RPJMD. 

Kegiatan pembahasan matrik rencana aksi ini guna MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang dengan Badan Tenaga Atom Nasional. (admin/itsnty).

Rapat Evaluasi Progres dan Verifikasi serta penentuan urutan Prioritas Usulan DAK 2022

Rapat Evaluasi Progres dan Verifikasi serta penentuan urutan Prioritas Usulan DAK 2022 di laksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Bengkayang pada hari Rabu Tanggal 23 Juni 2021, dengan dihadiri oleh OPD terkait pengampu DAK 2022. rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkayang H.Syamsul Rizal dan Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si (23/06/2021).