Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Author: Admin

RAPAT KOORDINASI TKPKP KABUPATEN BENGKAYANG TERKAIT PROGRAM RIF DI KPPN LEDO

Rapat Koordinasi TKPKP Kabupaten Bengkayang terkait program RIF di KPPN Ledo di laksanakan pada hari kamis tanggal 24 September 2020 bertempat di aula Bappeda Kabupaten Bengkayang. Rapat dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si selaku Sekretaris TKPKP Kabupaten Bengkayang. hadir dalam Rapat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB, Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Camat Ledo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pertanian, Pangan dan Perkebunan, Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Bengkayang, Pendamping Kawasan, RIFTA, dan BUMDESMA Ledo Jaya. (24/09/2020).

pada rapat ini, dibahas mengenai tugas pokok dan fungsi TKPKP Kabupaten Bengkayang dalam melakukan intervensi program RIF di KPPN Ledo sesuai dengan action plan yang sudah disusun. (admin/itsnty)

PELATIHAN INPUT DATABASE e-SIPD

Rapat pembahasan Pelatihan Input e-database SIPD sesi I dilaksanakan pada hari Senin tanggal 21 September 2020 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang, dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Aladin,S.Pd.,M.Pd rapat pembahasan ini dihadiri oleh Dinas BPKAD Kab.Bengkayang, Badan Pengelola Perbatasan Kab.Bengkayang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Bengkayang, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Kab.Bengkayang, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik,Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab.Bengkayang, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Bengkayang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Bengkayang, Dinas Perikanan dan Kelautan Kab.Bengkayang , Bappeda Bidang Pengendalian dan Litbang, (21/09/2020).

KONSULTASI PUBLIK KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS (KLHS) RENCANA DETAIL TATA RUANG (RDTR) KAWASAN PERKOTAAN BENGKAYANG

Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Bengkayang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 17 September 2020 di Aula II Lantai V Kantor Bupati Bengkayang, dibuka oleh Plh. Bupati Bengkayang yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang, para camat, para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Direktur PDAM.(17/09/2020).

Sesuai amanat Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Nomor 69 Tahun 2017 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis KLHS RDTR kawasan perkotaan bengkayang  bertujuan untuk menjamin bahwa kebijakan rencana dan program dalam RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang ini telah menerapkan prinsip – prinsip pembangunan berkelanjutan.

rekomendasi dalam KLHS ini  selanjutnya akan diintegrasikan  ke dalam kebijakan, rencana, program RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang. terintegrasinya KLHS dalam RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang merupakan hal yang sangat penting. agar segala dampak negatif yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pembangunan, dan pemanfaatan ruang di Kawasan Perkotaan Bengkayang dapat diminimalisir.

Rekomendasi dalam KLHS ini  selanjutnya akan diintegrasikan  ke dalam kebijakan, rencana, program RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang. terintegrasinya KLHS dalam RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang merupakan hal yang sangat penting. agar segala dampak negatif yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pembangunan, dan pemanfaatan ruang di kawasan perkotaan bengkayang dapat diminimalisir. Tahapan selanjutnya adalah melaksananan proses penjaminan kualitas, pengintegrasian hasil  KLHS dengan RDTR Kawasan Perkotaan Bengkayang; kemudian pengajuan dan pembahasan validasi KLHS RDRTR kawasan perkotaan bengkayang ke Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat. Rangakain kegiatan tersebut tersebut merupakan amanat dari peraturan menteri agraria dan tata ruang / kepala badan pertanahan nasional nomor 8 tahun 2017 tentang pedoman pemberian persetujuan substansi dalam rangka penetapan peraturan daerah tentang rencana tata ruang provinsi dan rencana tata ruang kabupaten/kota.  pasal 6 dan penjelasan di lampiran iv point 15, mensyaratkan dokumen kajian lingkungan hidup strategis yang sudah divalidasi sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

DR.YAN,S.Sos.,M.Si mengatakan “pada Konsultasi publik ini kami mohon masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan kajian dokumen ini.”(admin/itsnty)

KICK OFF RIF BENGKAYANG PENGEMBANGAN BUDIDAYA JAGUNG & PRODUK TURUNANNYA DIKAWASAN AGROINDUSTRI LEDO

Kick Off RIF Bengkayang Pengembangan Budidaya Jagung & Produk Turunannya Dikawasan Agroindustri Ledo dilaksanakan pada hari Senin tanggal 14 September 2020 via Offline dengan menerapkan protokol covid-19 berjumlah 60 undangan dan secara online berjumlah 30 undangan. dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait, Global Affairs Canada, Cowater International Tim Proyek NSLIC/NSELRED, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang terkait, Mitra Pembangunan, Mitra Perguruan Tinggi, Unsur Media. yang dibuka oleh Plh. Bupati Bengkayang Obaja,SE.,M.Si beserta Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Fransiskus,M.Pd. dan Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si(14/09/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi dan informasi kepada semua stakeholder dan masyarakat khususnya di Kecamatan Ledo pada tahun 2020 akan dilaksanakan program dana inovasi dari Pemerintah Canada melalui Bappenas yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian lokal masyarakat di kawasan perdesaan prioritas nasional (KPPN) Ledo yang berbasis agroindustri jagung. Program dana inovasi / RIF tahap III dapat dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2020 ini adalah berdasarkan proposal yang telah diusulkan oleh Pemerintah Daerah pada tahun 2019, Kabupaten Bengkayang diberikan kesempatan oleh Pemerintah Pusat untuk menyampaikan usulan dalam bentuk proposal untuk memperoleh bantuan teknis pendanaan dari Pemerintah Canada, dan dari hasil penilaian proposal oleh Bappenas dan Nslic/Nselred bahwa Kabupaten Bengkayang dianggap layak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan berupaya mendukung semaksimal mungkin pelaksanaan program dana inovasi responsif/ rif tahap iii melalui skema kawasan agro industri ledo berbasis komoditas jagung, mengingat produksi jagung pipilan kering di Kabupaten Bengkayang cukup tinggi, berdasarkan data Dinas Pangan Pertanian dan  Perkebunan Kabupaten Bengkayang tahun 2019 produksi jagung di Kabupaten Bengkayang sebesar 141.928 ton produksi tersebut merupakan yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat, khusus untuk Kecamatan Ledo produksi jagung pipilan kering pada tahun 2019 sebesar 8.934 ton, walaupun Kecamatan Ledo bukan merupakan sentra produksi jagung di Kabupaten Bengkayang tetapi Kecamatan yang menjadi sentra produksi jagung letaknya berbatasan langsung dengan Kecamatan Ledo yaitu Kecamatan Sanggau Ledo dan Tujuh Belas, sehingga bisa menjadi kawasan penyangga produksi jagung untuk kawasan industri jagung ledo.

Dengan kerja keras dari semua pihak, RIF Tahap III diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan perekonomian Masyarakat di Kawasan Ledo beserta Kawasan Penyangga. (admin/itsnty).