Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Bulan: Juli 2021

KONSULTASI RPJMD KABUPATEN BENGKAYANG KE PROVINSI

Dalam rangka penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026, disampaikan bahwa secara tahapan perencanaan telah memasuki proses penyusunan Dokumen Rancangan RPJMD dan sebagai upaya penyempurnaan Dokumen tersebut sesuai Pasal 52 dan Pasal 54 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 mengamanatkan bahwa Bupati/Walikota mengkonsultasikan rancangan awal RPJMD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 kepada Gubernur maka pada tanggal 28 Juli 2021 telah dilakukan kegiatan Konsultasi Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026. 

Fasilitasi Rancangan Akhir (Perkada) tentang Perubahan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang Nomor 23  Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 276 ayat (2) yang mengamanatkan Gubernur  sebagai wakil pemerintah pusat melakukan pengendalian danevaluasi terhadap pembangunan daerah Kabupaten/Kota serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Pasal 354 ayat (2) yang menyatakan bahwaGubernur dan bupati/walikota menyampaikan rancangan Perkada tentang perubahan RKPD kepada Menteri melalui Direktur Jendral Bina Pembangunan Daerah dankepada Gubernur melalui Kepala Bappeda Provinsiuntuk difasilitasi. Pada hari kamis tanggal 15 Juli 2021 melalui zoom metting telah dilaksanakan Fasilitasi Rancangan Akhir (Perkada) tentang Perubahan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021, oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah. 

Dalam kegiatan tersebut pertama-tama diberikan kesempatan untuk Bappeda Kabupaten Bengkayang untuk menyampaikan pengantar singkat terkait perubahan RKPD Tahun 2021 Kabupaten Bengkayang, dimana pada kesempatan ini disampaikan oleh Kepala Bappeda Kab. Bengkayang Dr. Yan, S.Sos,.M.Si. Beliau menyampaikan bahwa dalam memenuhi proses perencanaan, tahapan ini harus kami ikuti walaupun terdapat kekurangan dalam dokumen Rancangan Perubahan RKPD Tahun 2021 ini, atas evaluasi dan saran pendapat kami terima serta akan segera menyempurnakan dokumen tersebut. Selanjutnya paparan singkat oleh Kabid Pengendalian, Perencanaan dan Litbang Bappeda Kabupaten Bengkayang (Emil Cans, S.STP, M.Si) menyampaikan bahwa dalam proses perubahan RKPD tahun 2021 telah dilakukan proyeksi kapasitas riil keuangan perubahan bersama BPKAD beberapa waktu yang lalu. Pada perubahan ini terdapat kenaikan anggaran dimana terdapat SilPa tahun sebelumnya dan rencana pinjaman PEN yang akan digunakan untuk membiaya program-program yang diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. Kemudian dilanjutkan evaluasi dan masukkan oleh Pejabat bidang-bidang serta pejabat fungsional Bappeda Provinsi Kalbar. 

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026

Pada hari ini Senin, 12 Juli 2021 telah dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kab. Bengkayang tentang Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Sidang Paripurna ini dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kab. Bengkayang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Esidorus, SP didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bnegkayang Bapak Jonedhi, S.PI dan anggota DPRD sebanyak 19 orang dari 30 anggota DPRD Kab. Bengkayang. Hadir juga dalam acara ini Forum Komunikasi Pimpian Daerah, Kepala OPD se Kabupaten Bengkayang, Sekwan dan Camat.

Bupati Bengkayang Bapak Sebastianus Darwis, SE,MM dalam jawabannya pertama-tama mengajak peserta sidang dalam rangka memutus mata rantai pandemi Covid-19 terus meningkatkan Prokses yang ketat serta mendukung percepatan program vaksinasi nasional menuju Herd Immunity atau kekebalan kelompok di Kab. Bengkayang. Bupati Bengkayang mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026 pada tanggal 8 Juli 2021 yang lalu. Dimana pandangan umum yang disampaikan merupakan masukan yang konstruktif dan berbobot dalam rangka pembahasan dokumen RPJMD Kab. Bengkayang tahun 2021-2026. Tentu isi dokumen RPJMD ini merupakan usaha bersama Eksekutif dan Legislatif karena proses dan tahapan dilakukan secara bersama dan sinergis.

Adapun fraksi-fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum dengan juru bicara masing-masing adalah 1) Ibu Iin Parlina dari Fraksi Partai Gerindra; 2) Bapak Ir. Martinus Khiu dari Fraksi Partai Demokrat; 3) Bapak Deo Rajiman, S.PDk dari Fraksi Demokrasi Perjuangan Persatuan Indonesia; 4) Bapak Tony Pangeran dari Fraksi Partai Golkar; 5) Bapak Rudi Hartono, SH, dari Fraksi Partai Hanura; dan 6) Bapak Badarudding, SH dari Fraksi Hanura Kebangsaan.

Terhadap seluruh pandangan umum dari Fraksi-Fraksi DPRD Kab. Bengkayang Bupati Bengkayang telah memaparkan tentang definisi kemiskinan, indeks gini, infrastruktur jalan yang ada di Kab. Bengkayang, serta sembilan (9) strategi mengatasinya dalam RPJMD Kab. Bengkayang Tahun 2021-2026. Seraya meningkatkan kualitas SDM termasuk peningkatan IPM Kab. Bengkayang  walaupun saat ini pada ranking ke 4 dari 14 Kabupaten/kota se kalbar dan terus berupaya melakukan upaya dan strategi peningkatan IPM baik pada dimensi pendidikan, kesehatan dan ekonomi.  Dalam mengatasi resiko kerja Pemerintah sudah ada PP No. 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan akan diterapkan secara konsisten, serta penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi seperti SPBE dan mendorong percepatan penambahan jaringan teknologi. Dalam bekerja kami akan mengimplementasikan bukan gaya kepemimpinan yang bersifat “Superman” tetapi bersifat “super team”.

Kami berharap bahwa dokumen RPJMD sebagai produk bersama ini mampu mewujudkan Kab. Bengkayang yang maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing ditopang oleh pemerintahan yang bersih dan terbuka menuju SDM UNGGUL, BENGKAYANG MANTAP.

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang Dengan Agenda Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026

Pada Hari Rabu, tanggal 7 Juli 2021 Telah Dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang Dengan Agenda Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2021- 2026. Hadir Pada Sidang Tersebut, Pimpinan Dan Anggota DPRD Kab. Bengkayang, Forkompimda Kab. Bengkayang, Instansi VertiKal, Para Kepala Opd Dilingkungan Pemerintah Kab. Bengkayang Dan Sidang Dipimpin Oleh Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Fransiskus, S.Pd, M.Pd Dan Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Bengkayang Bapak Esidorus, SP.(07/07/2021).

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.,MM. dalam Pengantarnya mengatakan “Meskipun Dalam Situasi Pandemi Covid 19 yang Masih Berlangsung, Untuk Itu Saya Memberikan Apresiasi Kepada Bapak Ibu Dan Hadirin Sekalian. Penyusunan Dokumen RPJMD Ini Merupakan Amanat Dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Serta Diamanatkan Pula Dalam Pasal 260 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Bahwa Daerah Sesuai Dengan Kewenangannya Menyusun Rencana Pembangunan Daerah Sebagai Satu Kesatuan Dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Selain itu, dalam pasal 65 Undang-Undang Nnomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan, bahwa Kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan Rancangan Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, serta menyusun dan menetapkan RKPD, serta pada pasal 264 menyatakan bahwa Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah terpilih dilantik.”

Visi Kabupaten Bengkayang dalam RPJMD Tahun 2021-2026 berbunyi “Kabupaten Bengkayang Maju, Mandiri, Sejahtera dan berdaya saing ditopang Pemerintahan yang bersih dan terbuka” dan visi akan diwujudkan melalui 7 (tujuh) Misi Pembangunan Daerah sebagai berikut:

  1. mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan religius, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat  kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang berkualitas sekaligus bertaqwa kepada tuhan yang maha Esa
  2. mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik, peduli, bersih, terbuka, tegas, amanah dan berwibawa yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima berbasis teknologi komunikasi dan informasi serta penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel, dalam penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu bersinergi dengan dunia usaha
  3. meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar untuk mendukung peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, irigasi serta perumahan dan pemukiman untuk menggerakkan perekonomian daerah, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat
  4. mewujudkan Kabupaten Bengkayang sebagai Kabupaten maju dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata, yaitu mendorong peningkatan produksi dan produktivitas bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, jasa dan pariwisata sesuai dengan potensi daerah untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  5. mewujudkan Kabupaten Bengkayang menjadi smart desa, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan sarana prasarana desa termasuk ketersediaan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa serta peningkatan status desa menjadi desa mandiri
  6. mengoptimalkan pembangunan kawasan perbatasan, yaitu mendorong peningkatan ketersediaan infrastruktur perbatasan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan peningkatan arus barang dan orang di kawasan perbatasan.
  7. mewujudkan pembangunan daerah berwawasan lingkungan, yaitu proses pembangunan daerah dijalankan dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi untuk memastikan keberlanjutan kondisi sumber daya dan lingkungan secara lestari.

Secara teknis penyusunan dokumen RPJMD diatur dalam Permendagri nomor 86 Tahun 2017, selanjutnya dijabarkan kedalam dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) berlaku lima tahunan, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang berlaku satu tahun sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten, selaras serta sesuai dengan target yang ditetapkan.

“saya yakin dan percaya, bahwa apabila hal-hal tersebut dapat kita lakukan, maka ini dapat menjadi momentum awal bagi kita semua untuk bangkit, sehingga dapat mewujudkan pembangunan Kabupaten Bengkayang menuju SDM unggul, Bengkayang Mantap.” ujar Bupati Bengkayang.

Rapat Persiapan Avokasi dan Input Data Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Bengkayang

Rapat Persiapan Avokasi dan Input Data Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kabupaten Bengkayang dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang pada hari Rabu tanggal 7 juli 2021. Rapat di Pimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR. YAN,S.Sos.,M.Si dan Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkayang Antonius Yewin,SP,MP dengan dihadiri oleh OPD terkait Dinas Perkim LH, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan KB dan Provinsi Fasilitator Implementasi PPSP ibu Uray Elly Yuanida,SE.(07/07/2021).

Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang menghimbau “Dikarenakan penginputan menggunakan applikasi secara online, maka diharapkan untuk memperhatikan tanggal terakhir penginputan, data yang disajikan sebaik mungkin, sesuai dengan keadaan eksisting Kabupaten Bengkayang. sehingga memungkinkan Pemerintah Pusat untuk mengintervensi melalui program dan sanitasi di Kabupaten Bengkayang.”

Instrumen pengisian ini memerlukan data yang valid, sehingga ketersediaan data dalam pengisian instrumen diperlukan kesepakatan dalam penggunaan data. jika keseluruhan instrumen yang sudah terisi maka akan terlihat output dengan rekomendasi apa yang diberikan oleh Instrumen. yang kemudian target yang direkomendasikan ke Pusat akan diberikan apa saja yang dibutuhkan oleh Kabupaten. (admin/itsnty).

Rapat Rencana Aksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bengkayang Tahun 2021

Rapat Rencana Aksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 di selenggarakan pada hari jumat tanggal 2 juli 2021 bertempat di ruang rapat Bappeda Kabupaten Bengkayang dihadiri oleh Kabag Pemerintahan Francisca Cynthia Ento,SP,MM dan Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkayang Antonius Yewin,SP,MP,dan para Kasubbid di Lingkungan Bappeda Kabupaten Bengkayang.(02/07/2021).

Penyusunan Rencana Aksi pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan satu rangkaian kegiatan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembekalan Kepemimpinan bagi Bupati/Wakil Bupati terpilih Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.

Penyusunan Rencana Aksi bertujuan untuk : Meningkatkan Kemampuan Aparatur dalam menjalankan peran sebagai pelaksana kebijakan dan penyelenggara pelayanan publik serta perekat dan pemersatu bangsa, mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik dan/atau peningkatan kapasitas keahlian khusus lainnya sesuai dengan kebutuhan daerah dalam mengelola sektor unggulan dan pembangunan daerah, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian.

pada Rapat ini dibahas analisis Program / Kegiatan / Sub Kegiatan yang ada di OPD terkait dalam RPKD Tahun 2022, yang berkait dengan pengembangan SDM di Kabupaten Bengkayang. (admin/itsnty).