Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Bulan: Mei 2021

BUPATI BENGKAYANG MENGHADIRI ACARA KAJIAN TENTANG LISTRIK

Pada hari Kamis, 20 Mei 2021 Bupati Bengkayang menghadiri undangan Ketua LPPM Untan Bapak Dr. Ir. Eka Priadi , M.T., dalam rangka ekspose pengembangan energi terbarukan di Kabupaten Bengkayang. Acara ini di hadiri Rektor Untan Bapak Prof. Dr. Garuda Wiko, Anggota DPR RI Komisi VII Bapak Maman Abdurrahman, ST, Anggota DPR RI Dapil Kalbar I, GM PLN Unit Induk Wilayah Kalbar Bapak, Wakil Rektor I Untan Bapak Dr. Ir. Radian, Wakil Rektor IV Untan Bapak Dr. Junaidi, Ketua LPPM Untan Dr. Eka Priadi, MT, Wakil Bupati Bengkayang Bapak Drs. H. Syamsul Rizal, Kepala Bappeda Kab. Bengkayang Dr. Yan, M.Si, Dosen Fakultas Teknik Dr. Igbal, Plt. Asisten II Sekdakab. Bengkayang, Camat  Ledo, Sekcam Seluas dan Tim LPPM Untan.

Rektor Untan menyampaikan bahwa Untan sebagai PTN di Kalbar ini siap bekerjasama dan membantu kemajuan pembangunan daerah dalam berbagai bidang, karena Untan saat memiliki SDM dan tenaga pengajar dalam berbagai keahlian. Untan dalam Dies Natalis ke 62 siap memberikan kontribusi dalam membangun daerah di Kalbar, terutama dalam berbagai kajian dan penelitian. Sementara itu, Anggota DPR RI anggota komisi VII menyatakan menyadari betul bahwa masih banyak desa di Kalbar ini yang gelap, mari kita kerja sama menjadikan Kalbar Terang. Demi alasan kesejahteraan social dan kemanusiaan siap mendukung pembangunan listrik dan energi yang terbarukan  sesuai kewenangan yang ada.  Kembali pak Maman mengingatkan bahwa Covid-19 ini nyata dan benar ada, sehingga prokes harus disiplin dan masyarakat harus memiliki kesadaran yang tinggi. Selanjutnya, Tim LPPM Untan memaparkan wilayah studi di 6 (enam) desa dan memang jaraknya cukup jauh, masyarakat sangat membutuhkan penerangan listrik, dan masyarakat siap menyerahkan tanah untuk pembangunan listrik jika diperlukan.

Bupati Bengkayang menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi dengan pak Rektor Untan dan Jajaran yang telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Bengkayang, demikian juga kepada anggota DPR RI dan GM PLN yang telah mulai membangun 9 desa listrik di dua kecamatan di Kab. Bengkayang Tahun 2021 ini. Selanjutnya masih 7 desa yang belum ada listrik, kondisi daerah pedalaman dan perbatasan, ada sekolah, potensi wisata sekitar 500 KK yang belum ada listrik di wilayah kajian yakni Kecamatan Seluas dan Kec. Ledo, mohon dibantu program listrik bisa PLN atau PLTS guna menjadikan “Desa Terang” dan mewujudkan status Desa Mandiri. GM PLN menegaskan bahwa komitmen PLN untuk membangun listrik di Kalbar termasuk desa-desa yang belum ada listrik, sementara ini setiap desa harus ada listrik walaupun belum setiap dusun, kami memerlukan data yang lengkap dimasa yang akan datang.

VERIFIKASI RANCANGAN RENJA OPD TAHUN 2022 BIDANG EKONOMI

Verifikasi Rancangan Rencana Kerja OPD Tahun 2022 Bidang Ekonomi dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 Mei 2021 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Bengkayang. OPD yang melakukan verifikasi Rancangan Renja OPD Tahun 2022 diantara nya : Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, .Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah. (07/05/2021).

Pada Rancangan Renja OPD Tahun 2022 yang menjadi penekanan diantara nya :

  1. Kesesuaian dengan pencapaian target sasaran dalam Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022
  2. Kesesuaian plafond belanja dengan pagu indikatif berdasarkan surat Edaran Bupati Nomor: 050/0960/Bappeda-E, tanggal 30 Maret 2021
  3. Kewajaran pagu kegiatan dengan uraian kegiatan, volume, indikator, target dan lokasi kegiatan
  4. prioritas pembangunan sesuai target RPJMD Tahun 2021 – 2026
  5. Memperhatikan Pasca Pandemi Covid-19 untuk Pemulihan Perekonomian Daerah, Mendorong Penguatan Sistem Kesehatan Daerah, Sistem Jaring Pengaman Sosial Dan Sistem Ketahanan Bencana,

Sesuai dengan Tema Yang Diangkat Dalam RKPD 2022 Adalah “ Penguatan Tata kelola Pemerintahan Yang Baik Dalam Mewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas” Dengan bertolak dari Isu Strategis yang sudah ditetapkan, maka Pemerintah Daerah menetapkan Arah Kebijakan Pembangunan di Bidang Ekonomi adalah Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Penurunan Angka Kemiskinan Dan Pengangguran Pengembangan Sektor Unggulan Daerah (Pertanian,Perkebunan,Peternakan,Perikanan,Perdagangan, Jasa Dan Pariwisata) Untuk Meningkatkan Daya Saing Ekonomi) dan target makro yang harus dicapai pada tahun 2022 adalah Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bengkayang Pada Tahun 2020 Yang Terkontraksi Sampai  Berada Di Angka Minus 1,99 % Sebagai Dampak Pandemi Global Covid 19, Dan Pada Tahun 2022 Diharapkan Mampu Bangkit Dan Mencapai 4,96 Sampai 5,71%. (admin/itsnty).

VERIFIKASI RANCANGAN RENJA OPD TAHUN 2022 BIDANG PENGENDALIAN DAN LITBANG

Verifikasi Rancangan Rencana Kerja OPD Tahun 2022 Bidang Pengendalian dan Litbang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 Mei 2021 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Bengkayang. OPD yang melakukan verifikasi Rancangan Renja OPD Tahun 2022 diantara nya : Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Kabupaten, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kecamatan Bengkayang, Kecamatan Teriak, Kecamatan Siding, Kecamatan Jagoi Babang, Kecamatan Sungai Betung, Kecamatan Samalantan, Kecamatan Lembah Bawang, Kecamatan Monterado, Kecamatan Capkala, Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. (07/05/2021).

Pada Rancangan Renja OPD Tahun 2022 yang menjadi penekanan diantara nya :

  1. Kesesuaian dengan pencapaian target sasaran dalam Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022
  2. Kesesuaian plafond belanja dengan pagu indikatif berdasarkan surat Edaran Bupati Nomor: 050/0960/Bappeda-E, tanggal 30 Maret 2021
  3. Kewajaran pagu kegiatan dengan uraian kegiatan, volume, indikator, target dan lokasi kegiatan
  4. prioritas pembangunan sesuai target RPJMD Tahun 2021 – 2026
  5. Memperhatikan Pasca Pandemi Covid-19 untuk Pemulihan Perekonomian Daerah, Mendorong Penguatan Sistem Kesehatan Daerah, Sistem Jaring Pengaman Sosial Dan Sistem Ketahanan Bencana,

sedangkan untuk Kecamatan berfokus kepada Fasilitasi Pelaksanaan Tugas Kepala Desa dan Perangkat Desa,Fasilitasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa,Fasilitasi Penataan, Pemanfaatan, dan Pendayagunaan Ruang Desa Serta Penetapan dan Penegasan Batas Desa.

Sesuai dengan Tema Yang Diangkat Dalam RKPD 2022 Adalah “ Penguatan Tatakelola Pemerintahan Yang Baik DalamMewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas” Dengan bertolak dari Isu Strategis yang sudah ditetapkan, maka Pemerintah Daerah menetapkan Arah Kebijakan Pembangunan diantaranya Perwujudan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, Bersih Dan Akuntabel Serta Terjaganya Kondusivitas Wilayah dan Peningkatan Kualitas SDM. (admin/itsnty).

VERIFIKASI RANCANGAN RENCANA KERJA OPD TAHUN 2022 BIDANG FISIK DAN TATA RUANG

Verifikasi Rancangan Rencana Kerja OPD Tahun 2022 Bidang Fisik dan Tata Ruang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 Mei 2021 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Bengkayang. OPD yang melakukan verifikasi Rancangan Renja OPD Tahun 2022 diantara nya : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengelola Perbatasan Daerah. (07/05/2021).

Pada Rancangan Renja OPD Tahun 2022 yang menjadi penekanan diantara nya :

  1. Kesesuaian dengan pencapaian target sasaran dalam Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022
  2. Kesesuaian plafond belanja dengan pagu indikatif berdasarkan surat Edaran Bupati Nomor: 050/0960/Bappeda-E, tanggal 30 Maret 2021
  3. Kewajaran pagu kegiatan dengan uraian kegiatan, volume, indikator, target dan lokasi kegiatan
  4. prioritas pembangunan sesuai target RPJMD Tahun 2021 – 2026
  5. Memperhatikan Pasca Pandemi Covid-19 untuk Pemulihan Perekonomian Daerah, Mendorong Penguatan Sistem Kesehatan Daerah, Sistem Jaring Pengaman Sosial Dan Sistem Ketahanan Bencana,

Sesuai dengan Tema Yang Diangkat Dalam RKPD 2022 Adalah “ Penguatan Tatakelola Pemerintahan Yang Baik DalamMewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas” Dengan bertolak dari Isu Strategis yang sudah ditetapkan, maka Pemerintah Daerah menetapkan Arah Kebijakan Pembangunan di Bidang Infrastruktur antara lain : Pemenuhan Infrastruktur Dasar, Pembangunan di Kawasan Perbatasan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil dan Penataan Kawasan Perkotaan Bengkayang (Pasar,Terminal, PArkir, Taman,dll). (admin/itsnty).

VERIFIKASI RANCANGAN RENJA OPD TAHUN 2022 BIDANG SOSIAL BUDAYA DAN PEMERINTAHAN

Verifikasi Rancangan Rencana Kerja OPD Tahun 2022 Bidang Sosial Budaya dan Pemerintahan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 Mei 2021 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Bengkayang. OPD yang melakukan verifikasi Rancangan Renja OPD Tahun 2022 diantara nya : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan KB, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Sosial,PP,PA, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Daerah Tertinggal, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, Kecamatan Lumar, Kecamatan Ledo, Kecamatan Sanggau Ledo, Kecamatan Tujuh Belas, Kecamatan Seluas, Kecamatan Suti Semarang. (07/05/2021).

Pada Rancangan Renja OPD Tahun 2022 yang menjadi penekanan diantara nya :

  1. Kesesuaian dengan pencapaian target sasaran dalam Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022
  2. Kesesuaian plafond belanja dengan pagu indikatif berdasarkan surat Edaran Bupati Nomor: 050/0960/Bappeda-E, tanggal 30 Maret 2021
  3. Kewajaran pagu kegiatan dengan uraian kegiatan, volume, indikator, target dan lokasi kegiatan
  4. prioritas pembangunan sesuai target RPJMD Tahun 2021 – 2026
  5. Memperhatikan Pasca Pandemi Covid-19 untuk Pemulihan Perekonomian Daerah, Mendorong Penguatan Sistem Kesehatan Daerah, Sistem Jaring Pengaman Sosial Dan Sistem Ketahanan Bencana,

sedangkan untuk Kecamatan berfokus kepada Fasilitasi Pelaksanaan Tugas Kepala Desa dan Perangkat Desa,Fasilitasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa,Fasilitasi Penataan, Pemanfaatan, dan Pendayagunaan Ruang Desa Serta Penetapan dan Penegasan Batas Desa.

Sesuai dengan Tema Yang Diangkat Dalam RKPD 2022 Adalah “ Penguatan Tatakelola Pemerintahan Yang Baik DalamMewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas” Dengan bertolak dari Isu Strategis yang sudah ditetapkan, maka Pemerintah Daerah menetapkan Arah Kebijakan Pembangunan di Bidang Sosial Budaya dan Pemerintahan adalah Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat dan Penanggulangan Covid-19 dan Pasca Covd-19, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Penurunan Angka Kemiskinan Dan Pengangguran Pengembangan Sektor Unggulan Daerah (Pertanian,Perkebunan,Peternakan,Perikanan,Perdagangan, Jasa Dan Pariwisata) Untuk Meningkatkan Daya Saing Ekonomi). (admin/itsnty).

PENANDATANGAN MOU LANJUTAN ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN BENGKAYANG DENGAN NSLIC/NSELRED

Penandatangan Mou Lanjutan antara Pemerintah Kabupaten Bengkayang dengan Global Affair Canada (GAC) dalam Project National Support for Local Investment Climates (NSLIC) / National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) melalui Program Responsive Innovation Fund (RIF) Tahap III di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Ledo yang sebelumnya berakhir dibulan Mei tahun 2021, diperpanjang hingga bulan November 2021. pada penandatangan mou oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis,SE,MM hadir bersama Sekratris Daerah Kabupaten Bengkayang Obaja,SE,M.Si Kepala Bappeda Kabupaten Bengkayang DR.YAN,S.Sos.,M.Si , Asisten III Setda Kabupaten Bengkayang Ucok P.Hasugian,S.STP,M.Si Kabag Pemerintahan, Direktur Bumdesma Ledo Jaya beserta Bendahara, RIFTA Program dan Finance, dan PIC Bappeda Kabupaten Bengkayang pada hari Rabu tanggal 5 Mei 2021. (05/05/2021).

Program RIF tahap III yang sudah dilaksanakan dari tahun 2020 hingga bulan mei tahun 2021 sudah melewati beberapa tahapan sehingga menghasilkan produk-produk turunan dari produk unggulan perdesaan yang dibranding dengan sebutan Jagung Ledo “Jale” kegiatan lanjutan dari kerjasama ini berfokus pada sertifikasi hasil produk Halal dan PIRT.

Bupati Bengkayang berharap dengan program RIF tahap III ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kawasan perdesaan sehingga Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Ledo yang dikenal dengan Kawasan Agroindustri Ledo dapat memberikan contoh untuk Kecamatan sekitar Kabupaten Bengkayang mengingat 60% Produksi Jagung Kalimantan Barat berasal dari Kabupaten Bengkayang, maka diharapkan ada perubahan yang signifikan di Kawasan Agroindustri Ledo dari hasil pendampingan program RIF Tahap III ini. (admin/itsnty).

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2021-2026 BAGI OPD SE-KABUPATEN BENGKAYANG

Bappeda Kabupaten Bengkayang mengadakan Bimtek Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) bagi OPD se Kabupaten Bengkayang, Senin (3 Mei 2021) di Aula II lantai V Kantor Bupati Bengkayang.

Arahan dan pembukaan oleh Kepala Bappeda Kab. Bengkayang Dr. Yan, S.Sos.,M.Si. Dalam arahan dikatakan, maksud diadakannya penyusunan rencana strategis (renstra) ini adalah sebagai pembekalan kepada para perencana/ kasubbag renja dan keuangan di setiap opd dalam menyusun serta memahami arti pentingnya kontribusi dokumen perencanaan sebagai acuan dalam menjalankan fungsi pemerintahan, Sedangkan tujuannya adalah menyatukan persepsi bersama dalam memahami arti pentingnya penyusunan dokumen perencanaan,menyatukan persepsi bersama dalam memahami arti pentingnya keterkaitan, sinergisitas dan konsistensi antar dokumen perencanaan pembangunan daerah, dan menyatukan persepsi bersama dalam memahami arti pentingnya penyusunan dokumen perencanaan yang berkualitas dalam rangka menjawab visi dan misi kepala daerah terpilih.

Dikatakannya perencanaan merupakan proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, pengintegrasian antara SDM dengan berbagai sumber daya lainya melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya tersedia yang dimiliki organisasi sehingga mampu menjawab tuntutan perkembangan pelelaksanaan pembangunan. “Sampai saat ini perencanaan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan masih kurang akurat, pelaporan kegiatan masih lemah dan evaluasi kegiatan pembangunan masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Berbagai permasalahan tersebut menghambat kegiatan pembangunan daerah. Oleh karena itu agar Kasubbag renja dan keuangan agar sepenuh hati dan serius dalam mengikuti bimtek ini.”

Kegaitan ini dilaksanakan selama 2 hari di Aula II Laantai V kantor Bupati Bengkayang, diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari kasubbag renja dan keuangandilingkungan OPD se kabupaten dan kasubbid di Bappeda. Narasumber kegiatan ini dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Prov. Kalbar Drs. ZANIAR ASWANDI, MT, M.Sc. (admin/liu).

RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN DAK TAHUN 2021

Pada hari Jumat tanggal 30 April 2021 pukul 15.00 Wib dilakukan Rapat koordinasi percepatan pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021, bertempat di ruang rapat Bupati Bengkayang. hadir langsung Bupati Bengkayang (Sebastianus Darwis, SE, MM) sekaligus memimpin rapat, dengan didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda. peserta lainnya antara lain Asisten II, para Kepala Dinas yang melaksanakan DAK serta Bagian BPBJ.(30/04/2021).


Rapat dimaksud dilakukan untuk koordinasi terhadap pelaksanaan DAK tahun 2021, guna mengetahui informasi persiapan, progres dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk percepatan pelaksanaan khususnya DAK fisik yang bersifat lelang.
Bupati Bengkayang dalam kesempatan ini menekankan pada OPD pelaksana DAK khususnya DAK fisik harus udah final segala sesuatu, segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan khususnya penetapan lokasi dan DED harus dikejar cepat, mengingat waktu terakhir ikat kontrak tanggal 21 Juli 2021, ini sangat mepet sekali, jangan sampai Dana DAK ini kembali ke pusat. juga di tahun 2022 DAK ini harus jelas DED, FS dan penetapan lokasi.(admin/MYD).